Suto Pranto, Kembali Dari Masa Lalu




     Pada sebuah kesempatan, Suto Pranto, pencipta lagu di SP Musik berbagi kisah unik. Peristiwa nyata yang dialami Om Suto (panggilan sayang dari artis-artis SP Musik), menjadi pelajaran sekaligus hal yang aman berkesan bagi pria yang sudah menelurkan lagu-lagu hits dangdut ini. Berikut kisahnya:
      
     Tahun 1999 kami berteduh 5 orang di kampung artis di salah satu saungnya karena hujan. Saat itu sekitar jam 7 malam, salah seorang teman ku yang bernama Jasmi mengatakan, "15 tahun ke depan kamu Suto kayak om om kali ya?." Aku hanya diam tidak mau komentar. Lalu temanku satunya nama nya Yunus Era  bilang " Kamu Jasmi,  15 tahun ke depan jalannya pake tongkat tuh dan kamu Thayip kayak nya mudik jadi ustadt ngga betah tinggal di Jakarta. Semua ketawa melihat Yunus memperagakan Jasmi yang jalan nya pake tongkat 15 tahun ke depan. Saat itu aku mau berkata bagaimana Yunus Era 15 tahun ke depan, tapi teman ku yang bernama Thayib langsung menyambar, "Biar aku tok yg bicara, " "O iya bagaimana Yunus 15 thn kedepan? " tanyaku. Thayib menjawab, " Yunus udah ngga ada  ( meninggal )." Tiba tiba kami tertawa ngakak, tanpa ku sadari percakapan kami berlima di saung itu memang sudah tercatat di perjalanan takdir.
     Lima belas tahun kemudian, aku udah seperti om om, Jasmi jalan nya pake tongkat, Thayip pulang kampung jadi ustadt, temanku Yunus Era meninggal, teman yang satunya entah dimana. Perlahan lahan waktu telah merubah dan memisahan kami. 
     Kisah di atas diutarakan Om Suto, karena  merasa dekat dengan teman-teman artis maupun yang lain. Ia ingin, bisa menikmati waktu kebersamaan ini dan tidak terpisahkan. Sebab itulah, silaturahim, walaupun hanya dengan menggunakan ponsel sangat dijaga. Membawa kisah tersebut, Om Suto seperti kembali dari masa lalu, di sebuah saung di kala hujan, membawa kisah mengenai kata-kata dan doa, dan indahnya menikmati kebersamaan dengan teman-teman. 

0 Response to "Suto Pranto, Kembali Dari Masa Lalu"