Riqi Eno, BINTER dan YAPENA Berbagi Kasih BErsama 1000 Anak Yatim


      

     Riqi Eno bersama Binter (Bintang Terang) dan Yapena (Yayasan Peduli Anak) berbagi kasih dalam kegiatan “Ramadhan Mubarak Bersama 1000 Anak Yatim” pada 2 Juni 2018,  Acara yang dipimpin oleh bunda Erna Santoso sebagai ketua umum pimpinan YAPENA berlangsung lancar dan meriah. 



        Erna Santoso yang merupakan ibunda dari  Ardina rasty, dan merupakan aktris di masanya. Kegiatan ini terselenggara bekerjasama dengan BINTER (Bintang Terang) dan YAPENA. Erna Santoso merupakan salah satu anggotanya. Acara dilaksanakan di lodge hotel Karanggan Gunung Putri - Jawa Barat. Selain Komunitas BINTER, di sana juga banyak dihadiri artis-artis ibu kota lain. Riqi Eno sendiri merupaka anggota dari komunitas BINTER.  Selain Riqi, Cevi Albar, Hamdan att, machicha Mochtar, Anisa Bahar dll juga anggota komunitas yang terdiri dari artis, pekerja seni, pengusaha dan lain-lain.
     Menurut Riqi Eno, kegiatan positif komunitas BINTER sangat bermanfaat. “Kita selalu berkumpul bila ada acara kadang kita buat acara kumpul-kumpul seperti keluarga atau traveling bersama-sama. Di situ kita bisa mengenal satu sama lain, bisa berbagi pengalaman satu sama lain. karena di komunitas ini tidak memandang profesi, orang-orang yang di luar artis ada pengusaha atau wiraswasta semua sudah kita anggap seprti keluarga sendiri,” ujarnya.
      Persiapan awal kegiatan ini  sampai hari “H” berjalan lancar. Walaupun puasa, teman-teman yang tergabung dalam BINTER dan YAPENA masih tetap bisa membantu buka bersama dengan 1000 anak-anak yatim. Dalam keadaan lapar dan haus, tentu ada kendala, hal ini juga dirasakan oleh Riqi. “Sempat kualahan menghadapi 1000 yatim tapi alhamdulillah kalau memang niat kita baik atau niat kita ingin berbagai semua bisa teratasi sampai acara selesai.”  Wah, seru juga ya acaranya, pasti teman-teman senang sekali bisa bertemu dan bukber dengan artis idola mereka. (Lisya/Riqi)

0 Response to "Riqi Eno, BINTER dan YAPENA Berbagi Kasih BErsama 1000 Anak Yatim"