Ditinggal Pesawat Menuju Sumbawa, Kisah Cevi KDI Berakhir Bahagia


    Nasib malang dialami Cevi Albar atau Cevi KDI baru-baru ini. Saat akan manggung di Lombok, Cevi sudah tidak boleh masuk pesawat, karena penerbangan berlangsung pukul 04.45 sementara Cevi tiba di bandara pukul 04:05. Karena telat, akhirnya Cevi harus beli tiket lagi. Kecewa campur kesal sudah pasti. Apalagi Cevi yang sebelumnya baru menghibur di acara lain dan masih capek.
cevi sebelum berangkat

     Ini jadi pelajaran super berharga buat Cevi dan Yuli_IG, salah satu keluarganya yang ikut ke Lombok. Tidak hanya harus mengeluarkan uang untuk membeli tiket baru, Cevi juga harus menunggu lebih dari 7 jam di Bandara Soekarno Hatta untuk mendapatkan jadwal penerbangan selanjutnya.  "Akhirnya dari jam 04:05 sampai jam 1 siang kita nunggu pesawat tujuan Lombok, kesel, sedih, sebel campur aduk," ungkap pria berkulit putih ini. 












    Setelah mendapatkan tiket pesawat, akhirnya Cevi dan Yuli sampailah di Sumbawa. Dari Lombok, lokasi ini ditempuh selama 1 jam perjalanan dengan menggunakan speed boat. Di sana Cevi menghibur masyarakat Desa Jelengga untuk keperluan kampanye. "Di desa ini masyarakatnya tidak banyak, cuma 200 KK,"  ungkap Cevi. Suasana pedesaan yang masih murni juga terasa karena umumnya masyarakat masih tinggal di rumah adat. "Rumah mereka masih pakai panggung tinggi," tambah Cevi. Namun demikian, pemandangan di desa ini sangat indah. Cevi menginap di sebuah resort bernama "Tropical Beach Resort," milik ibu Andrew White (suami Nana Mirdad)."Di sana sangat berkesan indah banget, karena hotelnya dekat pantai dan ada kolam lalu pinggirnya bukit-bukit," ujar Cevi,
    Setelah kehebohan sebelum berangkat, keletihan Cevi sepertinya terbayarkan oleh pemandangan alam yang indah dan liburan yang berkesan. Wah, jadi ingin juga pergi ke sana ya. (Cevi/Lisya) 

0 Response to "Ditinggal Pesawat Menuju Sumbawa, Kisah Cevi KDI Berakhir Bahagia "